RESENSI BUKU : Gelombang Perlawanan Rakyat

Posted on February 27, 2008

4


Judul buku : Gelombang Perlawanan Rakyat: Kasus-kasus Gerakan Sosial di Indonesia
Penulis & Kontributor : Francis Wahono, Hira Jhamtani dan Lutfiah Hanim, Jeffrey Winters, R. Yando Zakaria, dkk.
Penerbit : Insist Press.
Cetakan : Pertama, oktober 2003.
Tebal : 332 halaman.

Buku yang diawali dengan tulisan sajak dari Wiji Thukul ini merupakan kumpulan tulisan praksis dari intelektual sosial seperti Francis Wahono, Jeffrey Winters dan Mansour Fakih hingga aktivis gerakan pro-dem seperti : Eko Prasetyo, Yando Zakaria, Zukri Saat Majo Basa serta masih banyak lagi. Tulisan-tulisan didalamnya menceritakan tentang arti penting sebuah perjuangan dalam menegakkan keadilan dan disertai dengan studi kasus para praktisi yang turut melebur langsung dalam wadah perjuangan rakyat setempat.

Buku ini terdiri dari lima bab dengan terdapat sub-sub bab didalamnya. Kelima bab tersebut menggambarkan bagaimana perlawanan rakyat menghadapi hegemoni kekuasaan yang otoriter dan bersatu dengan kekuatan kejahatan global. Sedangkan studi kasus yang diangkat meliputi contoh pergerakan rakyat di Wonosari-Gunung Kidul-Yogyakarta yang mencoba mengangkat isu tanah untuk rakyat (land reform), atau sketsa perlawanan nelayan Cilacap menghadapi diskriminasi dan regulasi Pemerintah atau bisa juga melihat kronologi dan tujuan perjuangan rakyat Toba-Samosir-Sumatera Utara dalam melawan PT. Indorayon yang telah mencemari lingkungan dan merusak keberagaman hayati di daerah tersebut. Bahkan bagi yang tertarik pada perjuangan kaum feminis juga digambarkan pada sub-bab tentang strategi perlawanan buruh perempuan Indonesia yang mencoba mendobrak hegemoni patriarki dan diskriminasi gender.

Buku ini mengungkapkan bahwa seri “Gerakan Perlawanan Rakyat” ini hendak mengupas secara lebih tuntas beban persoalan yang bersangkut-paut dengan globalisasi modal dan kebijakan neo-liberalisme. Buku ini juga lebih memberi perhatian pada kecekatan sebuah gerakan sosial untuk memberi respon sekaligus mendorong mekarnya kesadaran kritis.

Harapannya buku ini dapat memberikan bekal bagi gerakan sosial dalam melihat silang sengketa antara negara, modal, dan kuasa militer. Buku ini juga dirujukkan kepada Anda yang bergerak sebagai aktivis pro-dem, pengamat sosial serta pelaku gerakan perlawanan rakyat. (whs).

(Penulis : Wawan Heru Suyatmiko)

Posted in: Resensi